Tambal Ban terdekat dengan darmajaya dan wisma bandar lampung

www.masjono.com.Tambal Ban terdekat dengan darmajaya dan wisma bandar lampung. Pecah ban atau  ban bocor bisa terjadi kapan saja disaat kita dalam perjalanan entah mau pulang kerumah, berangkat bekerja, pergi kesekolah atau kekampus dan lain-lain.

ketika  kita lagi jalan eh tiba tiba ban terasa goyang goyang pas kita liat eh bocor entah itu kena paku dan lain sebagainya. na terkadang kita bingung nyari tempat tambal ban yang deket sampe sampe kita kecapek an dorong motor jauh jauh, karena saya juga pernah mengalami pecah ban karena tidak tahu lokasi tambal ban terdekat akhinya saya bingung nanya sana nanya sini dan karena males mendorong motor akhirnya nekad saya naikin setelah tiba ditambal ban dan dibongkar ban motor tersebut sudah tidak bisa ditambal tepaksa deh harus ganti ban dalam, mungkin kalian juga pernah mengalami hal demikian.

 

Untuk itu disini sedikit saya berbagi info mengenai tambal ban yang berada tidak jauh dari darmajaya bandar lampung.

 

Bagi kalian yang mengalami pecah ban atau bocor ban disekitaran darmajaya dan wisma bandar lampung disinilah menururt saya yang terdekat. jika kalian mencari lokasi tambal terdekat dari darmajaya dan wisma bandar lampung maka disinilah murut saya lokasi paling dekat.

 

Sejarah

 

Tambal ban milik bapak qultum ini berdiri sejak tahun 1979 sudah tua kan bahkan sebelum ane lahir sudah ada ni kawan hehe. Bapak qultum sendiri berasal dari medan tapi jangan beranggapan bahwa semua tambal ban dari medan ya kawan walaupun kebanyakan penambal ban itu memang berasal dari medan. Beliau sekarang sudah memiliki istri dan 3 anak dan anak istri beliau tinggal di baypass bandar lampung jadi beliau berangkat dari rumah jam 7 pagi dan pulang jam 8 mlm. Beliau sudah sangat jarang pulang ke kampungnya yang berada dimedan dikatakan “mungkin pulang kampung 3 atau 4 tahun sekali” ujarnya. Jadi sama saja sudah menjadi penduduk asli bandar lampung teman.

 

Jam buka

 

Tambal ban milik bapak qultum ini buka pada pukul 08.00 pagi sampai dengan pukul 20.00 malam, tambal ban ini dari darmajaya dan wisma atlet memang terdekat tapi tidak buka sampai 24 jam. Tidak hanya menambal ban motor saja beliau juga menambal ban mobil untuk kalian yang yang ban mobilnya bocor juga bisa kesini kawan. Tambal ban ini tidak selalu buka dihari libur. Terkadang beliau juga buka dihari libur terkadang juga tidak. Karena memang kebanyakan tambal ban dihari minggu meraka tutup. Sehingga sedikit susah mencari tambal ban yang buka dihari tersebut.

 

Selain tambal ban bisa apa aja?

 

Disini bisa ganti oli, ganti gir motor, setel rante akan tapi tidak melayani servis motor. Disini menyediakan ban dalam, ban luar, oli dan gir motor.

Jadi jika kalian mengalami pecah ban atau bocor ban disekitaran darmajaya dan wisma bandar lampung saya merokemendasikan kesini karena lokasinya yang tidak jauh dan menurut saya orangnya juga ramah.

 

Untuk tarif sendiri tambal ban motor Rp 10.000 sementara ban mobil Rp 15.000 seperti layaknya tambal ban pada umunya, karena diharga tersebut sudah lumrah menurut saya. disini juga bisa menambal ban tubless kok. Jadi jika kalian mencari tambal ban tubles terdekat dari darmajaya dan wisma bandar lampung disinilah tempatnya.

 

Sayang sekali bapak qultum tidak melayani jasa tambal ban panggilan. Jadi kalian harus datang kelokasi jika mengalami pecah ban.

 

Lokasi

 

Tambal ban milik bapak qultum ini beralamatkan di jl zainal abidin pagar alam gedong meneng rajabasa bandar lampung, tidak jauh dari wisma bandar lampung dan darmajaya kalian tinggal lurus saja jika dari arah darmaja dan wisma bandar lampung sekitar 200 M dari darmajaya dan wisma wismas bandar lampung. Lokasinya berada disamping soto babat sanjaya.

berikut sudah saya sediakan link google mapnya jadi anda tinggal mengikuti arahnya saja agar lebih mudah :

Demikianlah info mengenai tambal ban terdekat dari darmajaya dan wisma atlet semoga bermanfaat dan dapat membantu kalian yang kesusahan mencari lokasi tambal ban terdekat. sekian dan terimakisih.

 

 

Author: cahlambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *